tantangan itu..bernama Playboy
June 13, 2006
Setelah terbiasa membiasakan kebiasaan luar biasa,………
masih saja aku kesulitan menerima keterpanaanku dengan lapang dada…betapa fakta kenekadanmu membuatku takjub.
Hai friend, engkau sungguh nekad..Kehadiranmu sungguh membuat banyak orang bereaksi entah itu hujatan, cacian, kecaman,..dan ada juga kerinduan. Yup..Engkau bisa membuat seorang pentolan ormas kebakaran jenggot, bersiap mencanangkan genderang perang dengan wadya balanya. Bahkan kalangan aktivis perempuan sampai berkompromi dengan pemerintah mendesakkan pembuatan peraturan yang tegas mengenai keberadaanmu, karena dinilai telah meresahkan masyarakat. Ada juga yang bijak dengan mengusulkan perlunya pengkajian , sehingga apabila terbukti melanggar nilai-nilai kesusilaan yang terkandung dalam Undang-undang dapat ditutup, namun apabila tidak terbukti maka diserahkan pada selektifitas masyarakat untuk menghentikan peredaranmu.
Aih..sementara itu, “Induk Semang koran Independen” di negeri ini telah terang-terangan menolak keberadaan mu sebagai salah satu produk pers di negeri yang plural ini karena dinilai merupakan produk industri seks. Bahkan engkaupun harus bersiap menerima ribuan massa yang turun kejalan dengan mengenakan jilbab, gamis, pekikan kemarahan dan kalimah religius…tidakkah cukup engkau ingat dan sadari itu pada kemunculanmu yang perdana dulu? Read the rest of this entry »
empati atau ironi?ternyata sehat itu..
June 13, 2006
Hari itu sesosok perempuan dengan mengenakan seragam perawat tidak lupa merapikan kerudungnya, berjalan menyusuri koridor sebuah RS tempat dimana dia menaruh harapan tinggi akan status, materi dan pengharapan perubahan masa depannya. Langkahnya sontak terhenti, mencoba lebih mencondongkan tubuhnya mencari sumber suara penyiar sebuah TV swasta yang tengah menyebutkan nama RS tempat dia bekerja,..lama dia tercenung, menyimak informasi dengan penuh minat, berharap apa yang ia dengar tidaklah seburuk yang ia bayangkan..dan sebelum semuanya berakhir, sebuah tepukan ringan telah menyadarkannya..Ah..sudah saatnya bertugas..kembali melayani mereka yang sudah sabar menanti kesembuhan sebagai keajaiban dari Tuhan melalui tangan dingin dokter..Aku hanya pekerja, biarlah yang akan terjadi ..terjadilah. Tuhan Maha Adil ..gumamnya lirih.…. Read the rest of this entry »
mari belajar bersahabat..
June 8, 2006
Sekedar ingin berbagi : mungkin cuma aku yang masih bingung memahaminya.. email dari rekan yang idealis…
Tuhan yang Maha baik memberi kita ikan,
tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.
Demikian juga Jika kita terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kita tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang… mulailah di mana kita berada sekarang dengan apa adanya.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,
tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan,
tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan. Read the rest of this entry »