20 Mei …
marijan.jpg Sosok terkenal dalam sekejab, konservatif (bahkan seantero kaum rasionalis menjadikannya sasaran tembak segala ilmu dan teknologi),apa lacur..ternyata dia mampu merontokkan keakuratan data statistik,menepis sabda tuannya,hingga menebar pesona bagi sebagian besar penikmat sekulerisme di media akan makna kemenangan.
Ahh..ternyata dalam keraskepalanya dia masih bisa mengajari kita tentang makna kearifan alam,..bukan pada eksploitasinya.
Wuihh..ternyata dalam keluguannya dia masih bisa meretas perlawanan tanpa kekerasan,..bukan pada pemaksaan yang arogan
Ck.ck.ck..ternyata dalam keunikannya dia masih bisa memberi kita makna malu pada ilmu yang salah guna..
..Darinya kita tahu, ternyata menjadi nasionalis tidak perlu bentrok dengan sesama, atau mengobrak abrik rumah, mesjid, bahkan menjadi doktor atau sekaliber kyai sejuta umat sekalipun. Tidak perlu menjura pada keduniawian,..no no no..
Cukup dengan meyakini apa yang kita percayai, memberi apa yang bisa kita beri..tanpa niatan publisitas ataupun kekuasaan yang bisa menjadi candu intelektualitas.
Setidaknya itulah yang bisa digunakan melawan..melakukan perubahan..
bukan pada seberapa banyak angkot yang kita hancurkan, atau seberapa banyak tokoh yang kita gandeng dengan lembaran kertas posisi, bahkan..acungan kepalan tangan kiri sementara hati masih bertanya..hari ini aku makan siapa?
…untuk mahasiswa, sopir angkot, preman, buruh, kaum tani, kaum intelektual, agamawan, akademisi..hingga pada yang terhormat mbah marijan,…
Salam Kebangkitan Nasional !!

Leave a Reply